Contoh Teks Pidato Singkat Tentang Sifat Jujur

 



Ini merupakan contoh teks pidato tentang terapkan sifat jujur dalam idup, dan melatih kejujuran anak. Semoga pidato ini dapat dijadikan bahan rujukan untuk membuat contoh pidato lainnya yang lebih sempurna. Silahkan simak naskah ceramah, atau dakwah singkat yang sudah saya tulis berikut

Pidato Singkat Tema Tentang Kejujuran

Kata Sambutan/Salam Pembuka

Assalamualaikum Warahmatullahi wabarokatuh,

alhamdulillahirabbil 'alamin. Puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat yang begitu besar, sehingga kita kita dapat kembali menghadiri acara kultum singkat ini. 

Sholawat dan salam kita curahkan kepada nabi Muhammad salallahu 'alaihi wasallam dengan lafadz allahumma soli 'ala muhammad wa'ala ali muhammad.

Yang saya hormati bapak kepala sekolah, staf dan dewan guru, dan yang saya cintai teman-teman yang seperjuangan dengan saya menuntut ilmu. Alhamdulillah, pada kesempatan yang berbahagia ini saya akan mencoba menyampaikan sebuah tauyiah pidato singkat yang bertemakan kejujuran.

Bagian Isi

YaYa, kejujuran merupakan suatu hal yang sangat dicintai oleh Allah dan rasulnya, dalam hal ini saya mengawali dengan bagaimana cerminan kita yakti Rasulullah bersikap jujur (siddiq) dan merupakan orang yang amanah. Didalam quran sendiri dijelaskan juga bahwa nabi muhammad merupakan sebaik-baik manusia dan suri tauladan bagi setiap umat.

bagaimana jujur ini sangat penting bagi kita? Nabi SAW sebelum diangkat menjadi seorang Rasul Allah,beliau sering mengikuti pamannya untuk berdagang ke berbagai daerah di Jazirah arab. Dan selama beliau berdagang, beliau sangat dikenal dengan sifat kejujurannya. Bahkan dalam hadits nya disampaikan bahwa nabi melarang memainkan timbangan, karena begitu beratnya dan mahalnya kejujuran itu.

Dan ketika Kadijah meng amanahkan dagangannya kepada beliau, dagangan itupun juga sukses karena kejujuran beliau. Dan kejujuran beliau sudah dikenal oleh banyak orang ditanah Arab sehingga diberi gelar assiddiq dan amanah.

beliau adalah suri tauladan terbaik bagi manusia dalam segala hal. Namun, kita lihat sekarang bahwa kejujuran sudah menjadi hal langka dikalangan manusia, dan menjadi suatu hal yang dianggap sepele. Coba kita kunjungi pasar tradisional betapa banyaknya terjadi kecurangan dalam perdagangan mereka yang hanya mengutamakan untung yang besar tanpa adanya kejujuran dalam berdagang. bahkan nabi pun juga melarang untuk meletakkan buah yang baik diatas buah yang jelek agar orang tetap memebelinya tanpa tau bahwa sebagiannya adalah buah buruk. 

Kita lihat contoh siswa saat ulangan, betapa banyak kecurangan yang ia lakukan saat ujian misalnya. Lalu, bagaimanakah cara memupuk dan menumbuhkan nilai kejujuran dalam diri kita masing-masing? inilah tanggung jawab dan pertanyaan besar yang sangat dibutuhkan saat ini.

Untuk berperilaku jujur haruslah kita mengenal ia dan memiliki tauladan yang benar-benar jujur yakni nabi muhammad SAW. kita kaji kembali bagaimana sifat kejujuran beliau, dan mengenalinya sebaik mungkin.

Inipun merupakan tanggung jawab kita bersama terutama orang tua dalam mendidik anak mereka, bagaimana orang tua memberikan pengajaran akhlak dan memupuk kejujuran mereka sejak dini, itulah yang akan menjadi cikal kesuksesan dunia dan akhirat kelak.

Bahkan, dalam sebuah negara kejujuran seorang pemimpin lah yang akan menentukan negera tersebut akan sukses dan maju atau tidak. coba kita perhatikan lebih dalam lagi, begitu banyak kasus-kasus korupsi yang terjadi pada tahun-tahun belakang ini. Penyebab utamanya ialah rendahnya iman dan kejujuran mereka dan sifat amanah yang belum begitu kuat, lihatlah betapa pentingnya kejujuran bagi kehidupan kita.

untuk itu, marilah kita telaah diri kita sendiri dan bertanya apakah kita sudah bersikap jujur ataukah belum?

Bagian Penutupan

Hadirin yang dirahmati oleh Allah, demikianlah apa yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini. dan terimakasih atas waktu dan perhatiannya, saya sudahi dengan salam assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh