var config = { //`true` jika pakai, `false` jika tidak lazyads: true, //Lazy Load AdSense infinite_scroll: { //Infinite Scroll di Homepage pakai: true, text: 'Loading...' //Tulisan ketika memuat }, adblock: { //Anti Adblock pakai: true, text: 'Matikan AdBlock pada browser untuk melihat konten blog ini.' }, slider: { //Slider besar di atas pakai: false, kecepatan: 3, //kecepatan jeda slide dalam detik tinggi: 360 //tinggi gambar dalam pixel (px) }, halaman_berjudul: { //Navigasi Halaman dengan Judul di Postingan pakai: true, /* Pengaturan Text */ next: 'Next', prev: 'Previous', latest: 'Latest', oldest: 'Oldest' }, related_post_tengah: { //Artikel Terkait di Tengah Postingan jumlah: 4, image: true, //pakai gambar atau tidak noimage: 'https://1.bp.blogspot.com/-PVJS-O_HWI4/XeCQCsYdF2I/AAAAAAAAIL0/m7lJ8e68_OkMiRwowKFA-UsdcGTpzN2fwCLcBGAsYHQ/s100/igniplex-no-image.png' //gambar dari noimage }, related_post_bawah: { //Artikel Terkait di Bawah Postingan jumlah: 6, image: true, //pakai gambar atau tidak noimage: 'https://1.bp.blogspot.com/-PVJS-O_HWI4/XeCQCsYdF2I/AAAAAAAAIL0/m7lJ8e68_OkMiRwowKFA-UsdcGTpzN2fwCLcBGAsYHQ/s200/igniplex-no-image.png' //gambar dari noimage }, middlebar: { jumlah: 5, image: true, //pakai gambar atau tidak noimage: 'https://1.bp.blogspot.com/-PVJS-O_HWI4/XeCQCsYdF2I/AAAAAAAAIL0/m7lJ8e68_OkMiRwowKFA-UsdcGTpzN2fwCLcBGAsYHQ/s125/igniplex-no-image.png' //gambar dari noimage } };

Makalah Dasar-dasar Kependidikan Tentang Lembaga dan Lingkungan Pendidikan

 



 MAKALAH DASAR-DASAR PENDIDIKAN TENTANG LEMBAGA DAN LINGKUNGAN PENDIDIKAN

Di presentasikan untuk memenuhi tugas terstruktur pada mata kuliah

 Dasar-Dasar Pendidikan


FOREWORD

Praise be to the presence of Allah SWT who has given his grace and guidance so that we can complete a paper entitled educational insitutions and environments.

As for the purpose of writing this paper is to ful fill tasks in the basic field of education.In addition,this paper also aims to add insight into educational institutional and environments for readers and also for authors

I would like to thank Mr.Zuhri as the lecturer of basic education so that he can add knowledge and insight according to the field he is enganged in.

I also express my gratitude to all those who have shares some of their knowledge so that I can complete this paper.I realize that the paper we have written is still far from perfect.Therefore construction criticism and suggestions will be looked forward to for the perfection of this paper.



                                    Padang,1 Desember  2020



Penulis


DAFTAR  ISI


HALAMAN JUDUL 

KATA PENGANTAR……………………………………………………..................i

DAFTAR ISI………………………………………………………………................ii

BAB     I      PENDAHULUAN

Latar belakang masalah......................................................................1

Rumusan masalah...............................................................................1

Batasan masalah.................................................................................1

  

BAB  II      PEMBAHASAN


Pengertian lingkungan pendidikan.....................................................2

Pengertian lembaga pendidikan..........................................................2

BAB  III      PENUTUP

Kesimpulan.........................................................................................7

Saran ..................................................................................................7

DAFTAR PUSTAKA

BAB I

PENDAHULUAN


Background

Educational activities always take place in a environment.In the context of environmental education it can be interpreted as everything that is outside of the children,in this case humans cannot be separated from their environment.In the context of complete human development,the school family and the community will become the center of educational activities that will grow and develop children as individual,social,moral and religious beings.By paying attention that children are developing individuals,they need help from adults,children freely,but directed

Formulation Of The Problem

  1. What is the meaning of the environment and educational institutions?
  2. What are the forms of the educational environment?

Destination

  1. What is the meaning of the environment and educational institutions?
  2. What are the forms of the educational environment?

BAB II

PEMBAHASAN

Lingkungan 

Pengertian Lingkungan

Lingkungan menurut sartain (ahli psikologi amerika) meliputi kondisi dan alam  dunia ini yang dengan cara-cara tertentu mempengaruhi tingkah laku,pertumbuhan dan perkembangan manusia.Pada dasarnya lingkungan mencakup:

  1. Tempat (lingkungan fisik): keadaan iklim,keadaan tanah dan keadaan alam.
  2. Kebudayaan( Lingkungan budaya): bahasa,seni,ekonomi,pandangan hidup,agama,ilmu pengetahuan.
  3. Kelompok hidup bersama(lingkungan social masyarakat):keluarga,kelompok bermain,desa,perkumpulan.

Peran Lingkungan Pendidikan

  1. Sebagai pengalaman (masa kanak-kanak sampai dewasa)
  2. Menanamkan dasar pendidikan moral
  3. Memberikan dasar pendidikan social
  4. Meletakkan dasar pendidikan agama
  5. Menanamkan budi pekerti
  6. Memberikan latihan keterampilan
  7. Memberikan pendidikan etika

Lembaga Pendidikan

Lembaga pendidikan adalah wadah/tempat berlangsungnya pendidikan dimana pendidikan tersebut dilaksanakan.Berikut beberapa macam lembaga pendidikan:

Lembaga pendidikan keluarga.

Pendidikan Keluarga berfungsi sebagai:

Pengalaman pertama masa kanak-kanak.

Seorang anak adalah seperti kertas putih,dengan demikian terserah kepada orang tua untuk member corak warna yang dikehendaki terhadap anaknya.Orang tua berkewajiban memberikan pendidikan kepada anaknya dan membina hubungan yang baik dengan anaknya,karena hal ini sangat penting untuk perkembangan jiwa dari si anak.

Membentuk Kehidupan emosional anak.

Kehidupan emosional merupakan salah satu factor terpenting dalam membentuk pribadi seseorang.Kelainan dalam perkembangan pribadi individu anak disebabkan kurang berkembangnya kehidupan emosional anak secara wajar.

Penyebabnya adalah,yang pertama sejak kecil dibesarkan dirumah panti asuhan,atau rumah sakit.Hal ini menyebabkan anak kekurangan perhatian dan kasih saying orang tua,yang merupakan bagian dari emosional anak.

Yang kedua,kesibukan orang tua,suasana keluarga yang broken home serta kehidupan keagamaan keluarga yang tidak religious dapat menyebabkan anak tumbuh tanpa/kurang adanya perhatian dan kasih saying orang tua,akibatnya anak lari ke hal-hal yang negative. Contohnya saja menggunakan obat terlarang, dan bahaya narkoba

Menanamkan Dasar Pendidikan Moral

Keluarga merupakan wadah untuk anak-anak belajar mengenai moral.Penanaman dasar-dasar pendidikan moral dari anak biasanya tersermin dari prilaku anak akan cenderung mencontoh orang tua.Segi positif dari mencontoh ini adalah anak akan menyamakan diri dengan orang tua yang ditiru,namun akan menjadi akibat buruk jika prilaku orang tua yang dicontoh adalah negative,misalnya perokok dan mabuk-mabukan

Memberikan Dasar Pendidikan Sosial.

Pada dasarnya keluarga adalah lembaga social yang minimal terdiri dari ayah,ibu dan anak.Dasar pendidikan social dapat dipupuk sejak dini,yaitu dengan menanamkan budaya keluarga yang saling tolong menolong antar sesame anggota keluarga,gotong royong membersihkan rumah,menolong dan menjenguk saudara atau kerabat yang sedang sakit, berperilaku jujur

Peletakan Dasar Keagamaan.

Masa kanak-kanak adalah masa yang paling baik untuk menanamkan dasar-dasar kehidupan keagamaan.Anak-anak sebaiknya dibiasakan untuk beribadah di masjid,gereja,wihara dan pura masing-masing agama yang dianut.Kenyataan membuktikan bahwa anak-anak yang tidak terbiasa hidup dan taat menjalankan ibadah maka pada dewasanya tidak akan memiliki perhatian dan hidup sesuai ajaran agama.


Selain fungsi,lembaga pendidikan keluarga juga mempunyai tanggung Jawab terhadap Keluarg.Dasar-dasar tanggung jawab orang tua

terhadap pendidikan anak meliputi hal-hal berikut:

Adanya motivasi dan dorongan yang didasari cinta kasih antara anak dan orang tua.Orang tua memiliki rasa rela dan mau berkorban untuk kehidupan anaknya.

Memberikan motivasi moral kepada anak,meliputi tanggung jawab moral dan nilai-nilai agama dan norma /nilai yang ada dimasyarakat

Tanggung jawab social merupakan perwujudan kesadaran tanggung jawab keluarga kepada anak.

Kewajiban memelihara dan membesarkan anak

Kewajiban memberikan pendidikan dengan berbagi ilmu pengetahuan kepada anak.


Lembaga Pendidikan Sekolah.

 Pada dasarnya pendidikan disekolah merupakan bagian dari pendidkan dalam keluarga. Pendidikan disekolah ini maksudnya adalah pendidikan yang diperoleh seseorang di sekolah secara teratur,sistematis,bertingkat dan mengikuti syarat-syarat yang jelas dan ketat (mulai dari kanak-kanak sampai perguruan tinggi).

Beberapa karakteristik proses pendidikan yang berlangsung di lembaga pendidikan sekolah:

  1. Pendidikan diselenggarakan secara khusus dan dibagi atas jenjang yang memiliki hubungan hierarki
  2. Usia anak didik di suatu jenjang pendidikan relative homogeny
  3. Waktu pendidikan relative sama sesuai dengan program pendidikan yang harus diselesaikan.
  4. Materi lebih bersifat akademis dan umum
  5. Adanya penekanan kualitas pendidikan


Tanggung jawab lembaga pendidikan sekolah ada beberapa macam

yaitu:

  1. Tanggung jawab formal kelembagaan sesuai dengan fungsi dan tujuan (sesuai dengan undangan-undangan pendidikan)
  2. Tanggung jawab keilmusn( Berdasarkan isi,tujuan dan tingkat pendidikan)
  3. Tanggung jawab fungsional(tanggung jawab professional pengelola dan pelaksana pendidikan)

Sifat lembaga pendidikan sekolah ada dua yaitu:

Merupakan lembaga pendidkan formal: ada perencanaan,teratur dan ditetapkan,resmi,misalnya jam pelajaran,peraturan dan rencana pembelajaran.

Merupakan lembaga pendidikan tidak bersifat kodrati(didirikan tidak atas dasar hubungan darah antara guru dan murid namun bersifat kedianasan).


Fungsi Lembaga Pendidikan Sekolah secara umum dan berdasarkan kurikulum. 

Fungsi sekolah berdasarkan kurikulum:

Sebagai wadah anak didik bergaul antara sesame anak didik,antara guru dengan anak didik didik dan antara anak didik dengan orang yang bukan guru(karyawan).

Sebagai wadah anak didik belajar menaati peraturan peraturan sekolah.

Mempersiapkan anak didik untuk menjadi anggota masyarakat yang berguna bagi agama,bangsa dan Negara

Fungsi sekolah secara umum:

Mengembangkan kecerdasan pikiran

Memberikan pengetahuan spesialisasi bidang : pendidikan sosialisasi: individu anak didik menjadi makhluk social

Lembaga Pendidikan Masyarakat

Ciri-cirinya adalah:

  1. Diselenggarakan dengan sengaja diluar sekolah
  2. Peserta pada umumnya adalah mereka yang sudah tidak bersekolah
  3. Peserta tidak perlu homogeny
  4. Isi pendidikan bersifat praktis
  5. Keterampilan kerja sangat ditekankan sebagai jawaban akan kebutuhan

 Sasaran lembaga pendidikan masyarakat adalah masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan yang berfungsi sebagai pengganti,penambah,dan atau pelengkap pendidikan formal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat.

Fungsi mengembangkan potensi peserta didik dengan penekanan pada penguasaan pengetahuan dan keterampilan fungsional serta pengembangan paragraph.Jenis lembaga pendidikan masyarakat adalah Pendidikan kecakapan hidup,kepemudaan,pemberdayaan perempuan,keterampilan dan pelatihan kerja,pendidikan dalam bentuk lembaga kursus,sanggar yang digunakan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik.

BAB III

PENUTUP

Kesimpulan

Lingkungan pendidikan dapat diartikan sebagai faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap praktek pendidikan. Lingkungan pendidikan sebagai lingkungan tempat  berlangsungnya proses pendidikan, yang merupakan bagian dari lingkungan sosial. Lingkungan pendidikan adalah segala sesuatu yang ada dan terjadi di sekeliling proses  pendidikan itu berlangsung. Lingkungan pendidikan merupakan komponen yang sangat  besar pengaruhnya terhadap proses dan hasil pendidikan. Lembaga pendidikan, yaitu lembaga yang mempunyai tanggung jawab dan peranan dalam usaha pencapaian tujuan pendidikan yaitu pendewasaan diri manusia. Bila kita teliti mulai dari masyarakat dan kebudayaan yang sederhana, maka lembaga-lembaga pendidikan itu meliputi: lembaga keluarga, lembaga sekolah dan lembaga masyarakat. 

Dalam system  pendidikan nasional pendidikan seumur hidup dikelola atas tanggung jawab keluarga, sekolah dan masyarakat. Dimana masing-masing mempunyai tanggung jawab yang terpadu dalam rangka pencapaian tujuan nasional. Keluarga sebagai lingkungan pertama, bertanggung jawab untuk memberikan dasar dalam menumbuh kembangkan anak sebagai makhluk individu, social, susila dan religious. Sekolah sebagai lingkungan kedua bertugas mengembangkan potensi dasar yang dimiliki masing-masing individu agar mempunyai kecerdasan intelektual dan mental. Masyarakat sebagai lembaga ketiga memberikan anak kemampuan penalaran, keterampilan dan sikap. Juga menjadi ajang pengoptimalan perkembangan diri setiap individu. 

Saran

     Dengan adanya lembaga dan lingkungan pendidkan membuat kita mudah dalam menepuh pendidikan.semoga kita bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari hari.

     Penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini.Penulis menyadari bahwa makalah ini jauh dari kata sempurna,maka dari itu kritik dan saran dari pembaca sangat dibutuhkan.Semoga makalah ini bermanfaat bagi semua pihak yang membacanya

DAFTAR PUSTAKA

www.academia.edu

www.scribd.com

www.gurupendidikan.co.id

pengantarpendidikan.files.wordpres.com























Makalah Dasar-dasar Kependidikan Tentang Lembaga dan Lingkungan Pendidikan

 



 MAKALAH DASAR-DASAR PENDIDIKAN TENTANG LEMBAGA DAN LINGKUNGAN PENDIDIKAN

Di presentasikan untuk memenuhi tugas terstruktur pada mata kuliah

 Dasar-Dasar Pendidikan


FOREWORD

Praise be to the presence of Allah SWT who has given his grace and guidance so that we can complete a paper entitled educational insitutions and environments.

As for the purpose of writing this paper is to ful fill tasks in the basic field of education.In addition,this paper also aims to add insight into educational institutional and environments for readers and also for authors

I would like to thank Mr.Zuhri as the lecturer of basic education so that he can add knowledge and insight according to the field he is enganged in.

I also express my gratitude to all those who have shares some of their knowledge so that I can complete this paper.I realize that the paper we have written is still far from perfect.Therefore construction criticism and suggestions will be looked forward to for the perfection of this paper.



                                    Padang,1 Desember  2020



Penulis


DAFTAR  ISI


HALAMAN JUDUL 

KATA PENGANTAR……………………………………………………..................i

DAFTAR ISI………………………………………………………………................ii

BAB     I      PENDAHULUAN

Latar belakang masalah......................................................................1

Rumusan masalah...............................................................................1

Batasan masalah.................................................................................1

  

BAB  II      PEMBAHASAN


Pengertian lingkungan pendidikan.....................................................2

Pengertian lembaga pendidikan..........................................................2

BAB  III      PENUTUP

Kesimpulan.........................................................................................7

Saran ..................................................................................................7

DAFTAR PUSTAKA

BAB I

PENDAHULUAN


Background

Educational activities always take place in a environment.In the context of environmental education it can be interpreted as everything that is outside of the children,in this case humans cannot be separated from their environment.In the context of complete human development,the school family and the community will become the center of educational activities that will grow and develop children as individual,social,moral and religious beings.By paying attention that children are developing individuals,they need help from adults,children freely,but directed

Formulation Of The Problem

  1. What is the meaning of the environment and educational institutions?
  2. What are the forms of the educational environment?

Destination

  1. What is the meaning of the environment and educational institutions?
  2. What are the forms of the educational environment?

BAB II

PEMBAHASAN

Lingkungan 

Pengertian Lingkungan

Lingkungan menurut sartain (ahli psikologi amerika) meliputi kondisi dan alam  dunia ini yang dengan cara-cara tertentu mempengaruhi tingkah laku,pertumbuhan dan perkembangan manusia.Pada dasarnya lingkungan mencakup:

  1. Tempat (lingkungan fisik): keadaan iklim,keadaan tanah dan keadaan alam.
  2. Kebudayaan( Lingkungan budaya): bahasa,seni,ekonomi,pandangan hidup,agama,ilmu pengetahuan.
  3. Kelompok hidup bersama(lingkungan social masyarakat):keluarga,kelompok bermain,desa,perkumpulan.

Peran Lingkungan Pendidikan

  1. Sebagai pengalaman (masa kanak-kanak sampai dewasa)
  2. Menanamkan dasar pendidikan moral
  3. Memberikan dasar pendidikan social
  4. Meletakkan dasar pendidikan agama
  5. Menanamkan budi pekerti
  6. Memberikan latihan keterampilan
  7. Memberikan pendidikan etika

Lembaga Pendidikan

Lembaga pendidikan adalah wadah/tempat berlangsungnya pendidikan dimana pendidikan tersebut dilaksanakan.Berikut beberapa macam lembaga pendidikan:

Lembaga pendidikan keluarga.

Pendidikan Keluarga berfungsi sebagai:

Pengalaman pertama masa kanak-kanak.

Seorang anak adalah seperti kertas putih,dengan demikian terserah kepada orang tua untuk member corak warna yang dikehendaki terhadap anaknya.Orang tua berkewajiban memberikan pendidikan kepada anaknya dan membina hubungan yang baik dengan anaknya,karena hal ini sangat penting untuk perkembangan jiwa dari si anak.

Membentuk Kehidupan emosional anak.

Kehidupan emosional merupakan salah satu factor terpenting dalam membentuk pribadi seseorang.Kelainan dalam perkembangan pribadi individu anak disebabkan kurang berkembangnya kehidupan emosional anak secara wajar.

Penyebabnya adalah,yang pertama sejak kecil dibesarkan dirumah panti asuhan,atau rumah sakit.Hal ini menyebabkan anak kekurangan perhatian dan kasih saying orang tua,yang merupakan bagian dari emosional anak.

Yang kedua,kesibukan orang tua,suasana keluarga yang broken home serta kehidupan keagamaan keluarga yang tidak religious dapat menyebabkan anak tumbuh tanpa/kurang adanya perhatian dan kasih saying orang tua,akibatnya anak lari ke hal-hal yang negative. Contohnya saja menggunakan obat terlarang, dan bahaya narkoba

Menanamkan Dasar Pendidikan Moral

Keluarga merupakan wadah untuk anak-anak belajar mengenai moral.Penanaman dasar-dasar pendidikan moral dari anak biasanya tersermin dari prilaku anak akan cenderung mencontoh orang tua.Segi positif dari mencontoh ini adalah anak akan menyamakan diri dengan orang tua yang ditiru,namun akan menjadi akibat buruk jika prilaku orang tua yang dicontoh adalah negative,misalnya perokok dan mabuk-mabukan

Memberikan Dasar Pendidikan Sosial.

Pada dasarnya keluarga adalah lembaga social yang minimal terdiri dari ayah,ibu dan anak.Dasar pendidikan social dapat dipupuk sejak dini,yaitu dengan menanamkan budaya keluarga yang saling tolong menolong antar sesame anggota keluarga,gotong royong membersihkan rumah,menolong dan menjenguk saudara atau kerabat yang sedang sakit, berperilaku jujur

Peletakan Dasar Keagamaan.

Masa kanak-kanak adalah masa yang paling baik untuk menanamkan dasar-dasar kehidupan keagamaan.Anak-anak sebaiknya dibiasakan untuk beribadah di masjid,gereja,wihara dan pura masing-masing agama yang dianut.Kenyataan membuktikan bahwa anak-anak yang tidak terbiasa hidup dan taat menjalankan ibadah maka pada dewasanya tidak akan memiliki perhatian dan hidup sesuai ajaran agama.


Selain fungsi,lembaga pendidikan keluarga juga mempunyai tanggung Jawab terhadap Keluarg.Dasar-dasar tanggung jawab orang tua

terhadap pendidikan anak meliputi hal-hal berikut:

Adanya motivasi dan dorongan yang didasari cinta kasih antara anak dan orang tua.Orang tua memiliki rasa rela dan mau berkorban untuk kehidupan anaknya.

Memberikan motivasi moral kepada anak,meliputi tanggung jawab moral dan nilai-nilai agama dan norma /nilai yang ada dimasyarakat

Tanggung jawab social merupakan perwujudan kesadaran tanggung jawab keluarga kepada anak.

Kewajiban memelihara dan membesarkan anak

Kewajiban memberikan pendidikan dengan berbagi ilmu pengetahuan kepada anak.


Lembaga Pendidikan Sekolah.

 Pada dasarnya pendidikan disekolah merupakan bagian dari pendidkan dalam keluarga. Pendidikan disekolah ini maksudnya adalah pendidikan yang diperoleh seseorang di sekolah secara teratur,sistematis,bertingkat dan mengikuti syarat-syarat yang jelas dan ketat (mulai dari kanak-kanak sampai perguruan tinggi).

Beberapa karakteristik proses pendidikan yang berlangsung di lembaga pendidikan sekolah:

  1. Pendidikan diselenggarakan secara khusus dan dibagi atas jenjang yang memiliki hubungan hierarki
  2. Usia anak didik di suatu jenjang pendidikan relative homogeny
  3. Waktu pendidikan relative sama sesuai dengan program pendidikan yang harus diselesaikan.
  4. Materi lebih bersifat akademis dan umum
  5. Adanya penekanan kualitas pendidikan


Tanggung jawab lembaga pendidikan sekolah ada beberapa macam

yaitu:

  1. Tanggung jawab formal kelembagaan sesuai dengan fungsi dan tujuan (sesuai dengan undangan-undangan pendidikan)
  2. Tanggung jawab keilmusn( Berdasarkan isi,tujuan dan tingkat pendidikan)
  3. Tanggung jawab fungsional(tanggung jawab professional pengelola dan pelaksana pendidikan)

Sifat lembaga pendidikan sekolah ada dua yaitu:

Merupakan lembaga pendidkan formal: ada perencanaan,teratur dan ditetapkan,resmi,misalnya jam pelajaran,peraturan dan rencana pembelajaran.

Merupakan lembaga pendidikan tidak bersifat kodrati(didirikan tidak atas dasar hubungan darah antara guru dan murid namun bersifat kedianasan).


Fungsi Lembaga Pendidikan Sekolah secara umum dan berdasarkan kurikulum. 

Fungsi sekolah berdasarkan kurikulum:

Sebagai wadah anak didik bergaul antara sesame anak didik,antara guru dengan anak didik didik dan antara anak didik dengan orang yang bukan guru(karyawan).

Sebagai wadah anak didik belajar menaati peraturan peraturan sekolah.

Mempersiapkan anak didik untuk menjadi anggota masyarakat yang berguna bagi agama,bangsa dan Negara

Fungsi sekolah secara umum:

Mengembangkan kecerdasan pikiran

Memberikan pengetahuan spesialisasi bidang : pendidikan sosialisasi: individu anak didik menjadi makhluk social

Lembaga Pendidikan Masyarakat

Ciri-cirinya adalah:

  1. Diselenggarakan dengan sengaja diluar sekolah
  2. Peserta pada umumnya adalah mereka yang sudah tidak bersekolah
  3. Peserta tidak perlu homogeny
  4. Isi pendidikan bersifat praktis
  5. Keterampilan kerja sangat ditekankan sebagai jawaban akan kebutuhan

 Sasaran lembaga pendidikan masyarakat adalah masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan yang berfungsi sebagai pengganti,penambah,dan atau pelengkap pendidikan formal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat.

Fungsi mengembangkan potensi peserta didik dengan penekanan pada penguasaan pengetahuan dan keterampilan fungsional serta pengembangan paragraph.Jenis lembaga pendidikan masyarakat adalah Pendidikan kecakapan hidup,kepemudaan,pemberdayaan perempuan,keterampilan dan pelatihan kerja,pendidikan dalam bentuk lembaga kursus,sanggar yang digunakan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik.

BAB III

PENUTUP

Kesimpulan

Lingkungan pendidikan dapat diartikan sebagai faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap praktek pendidikan. Lingkungan pendidikan sebagai lingkungan tempat  berlangsungnya proses pendidikan, yang merupakan bagian dari lingkungan sosial. Lingkungan pendidikan adalah segala sesuatu yang ada dan terjadi di sekeliling proses  pendidikan itu berlangsung. Lingkungan pendidikan merupakan komponen yang sangat  besar pengaruhnya terhadap proses dan hasil pendidikan. Lembaga pendidikan, yaitu lembaga yang mempunyai tanggung jawab dan peranan dalam usaha pencapaian tujuan pendidikan yaitu pendewasaan diri manusia. Bila kita teliti mulai dari masyarakat dan kebudayaan yang sederhana, maka lembaga-lembaga pendidikan itu meliputi: lembaga keluarga, lembaga sekolah dan lembaga masyarakat. 

Dalam system  pendidikan nasional pendidikan seumur hidup dikelola atas tanggung jawab keluarga, sekolah dan masyarakat. Dimana masing-masing mempunyai tanggung jawab yang terpadu dalam rangka pencapaian tujuan nasional. Keluarga sebagai lingkungan pertama, bertanggung jawab untuk memberikan dasar dalam menumbuh kembangkan anak sebagai makhluk individu, social, susila dan religious. Sekolah sebagai lingkungan kedua bertugas mengembangkan potensi dasar yang dimiliki masing-masing individu agar mempunyai kecerdasan intelektual dan mental. Masyarakat sebagai lembaga ketiga memberikan anak kemampuan penalaran, keterampilan dan sikap. Juga menjadi ajang pengoptimalan perkembangan diri setiap individu. 

Saran

     Dengan adanya lembaga dan lingkungan pendidkan membuat kita mudah dalam menepuh pendidikan.semoga kita bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari hari.

     Penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini.Penulis menyadari bahwa makalah ini jauh dari kata sempurna,maka dari itu kritik dan saran dari pembaca sangat dibutuhkan.Semoga makalah ini bermanfaat bagi semua pihak yang membacanya

DAFTAR PUSTAKA

www.academia.edu

www.scribd.com

www.gurupendidikan.co.id

pengantarpendidikan.files.wordpres.com























Makalah Dasar-dasar Kependidikan Tentang Lembaga dan Lingkungan Pendidikan

 



 MAKALAH DASAR-DASAR PENDIDIKAN TENTANG LEMBAGA DAN LINGKUNGAN PENDIDIKAN

Di presentasikan untuk memenuhi tugas terstruktur pada mata kuliah

 Dasar-Dasar Pendidikan


FOREWORD

Praise be to the presence of Allah SWT who has given his grace and guidance so that we can complete a paper entitled educational insitutions and environments.

As for the purpose of writing this paper is to ful fill tasks in the basic field of education.In addition,this paper also aims to add insight into educational institutional and environments for readers and also for authors

I would like to thank Mr.Zuhri as the lecturer of basic education so that he can add knowledge and insight according to the field he is enganged in.

I also express my gratitude to all those who have shares some of their knowledge so that I can complete this paper.I realize that the paper we have written is still far from perfect.Therefore construction criticism and suggestions will be looked forward to for the perfection of this paper.



                                    Padang,1 Desember  2020



Penulis


DAFTAR  ISI


HALAMAN JUDUL 

KATA PENGANTAR……………………………………………………..................i

DAFTAR ISI………………………………………………………………................ii

BAB     I      PENDAHULUAN

Latar belakang masalah......................................................................1

Rumusan masalah...............................................................................1

Batasan masalah.................................................................................1

  

BAB  II      PEMBAHASAN


Pengertian lingkungan pendidikan.....................................................2

Pengertian lembaga pendidikan..........................................................2

BAB  III      PENUTUP

Kesimpulan.........................................................................................7

Saran ..................................................................................................7

DAFTAR PUSTAKA

BAB I

PENDAHULUAN


Background

Educational activities always take place in a environment.In the context of environmental education it can be interpreted as everything that is outside of the children,in this case humans cannot be separated from their environment.In the context of complete human development,the school family and the community will become the center of educational activities that will grow and develop children as individual,social,moral and religious beings.By paying attention that children are developing individuals,they need help from adults,children freely,but directed

Formulation Of The Problem

  1. What is the meaning of the environment and educational institutions?
  2. What are the forms of the educational environment?

Destination

  1. What is the meaning of the environment and educational institutions?
  2. What are the forms of the educational environment?

BAB II

PEMBAHASAN

Lingkungan 

Pengertian Lingkungan

Lingkungan menurut sartain (ahli psikologi amerika) meliputi kondisi dan alam  dunia ini yang dengan cara-cara tertentu mempengaruhi tingkah laku,pertumbuhan dan perkembangan manusia.Pada dasarnya lingkungan mencakup:

  1. Tempat (lingkungan fisik): keadaan iklim,keadaan tanah dan keadaan alam.
  2. Kebudayaan( Lingkungan budaya): bahasa,seni,ekonomi,pandangan hidup,agama,ilmu pengetahuan.
  3. Kelompok hidup bersama(lingkungan social masyarakat):keluarga,kelompok bermain,desa,perkumpulan.

Peran Lingkungan Pendidikan

  1. Sebagai pengalaman (masa kanak-kanak sampai dewasa)
  2. Menanamkan dasar pendidikan moral
  3. Memberikan dasar pendidikan social
  4. Meletakkan dasar pendidikan agama
  5. Menanamkan budi pekerti
  6. Memberikan latihan keterampilan
  7. Memberikan pendidikan etika

Lembaga Pendidikan

Lembaga pendidikan adalah wadah/tempat berlangsungnya pendidikan dimana pendidikan tersebut dilaksanakan.Berikut beberapa macam lembaga pendidikan:

Lembaga pendidikan keluarga.

Pendidikan Keluarga berfungsi sebagai:

Pengalaman pertama masa kanak-kanak.

Seorang anak adalah seperti kertas putih,dengan demikian terserah kepada orang tua untuk member corak warna yang dikehendaki terhadap anaknya.Orang tua berkewajiban memberikan pendidikan kepada anaknya dan membina hubungan yang baik dengan anaknya,karena hal ini sangat penting untuk perkembangan jiwa dari si anak.

Membentuk Kehidupan emosional anak.

Kehidupan emosional merupakan salah satu factor terpenting dalam membentuk pribadi seseorang.Kelainan dalam perkembangan pribadi individu anak disebabkan kurang berkembangnya kehidupan emosional anak secara wajar.

Penyebabnya adalah,yang pertama sejak kecil dibesarkan dirumah panti asuhan,atau rumah sakit.Hal ini menyebabkan anak kekurangan perhatian dan kasih saying orang tua,yang merupakan bagian dari emosional anak.

Yang kedua,kesibukan orang tua,suasana keluarga yang broken home serta kehidupan keagamaan keluarga yang tidak religious dapat menyebabkan anak tumbuh tanpa/kurang adanya perhatian dan kasih saying orang tua,akibatnya anak lari ke hal-hal yang negative. Contohnya saja menggunakan obat terlarang, dan bahaya narkoba

Menanamkan Dasar Pendidikan Moral

Keluarga merupakan wadah untuk anak-anak belajar mengenai moral.Penanaman dasar-dasar pendidikan moral dari anak biasanya tersermin dari prilaku anak akan cenderung mencontoh orang tua.Segi positif dari mencontoh ini adalah anak akan menyamakan diri dengan orang tua yang ditiru,namun akan menjadi akibat buruk jika prilaku orang tua yang dicontoh adalah negative,misalnya perokok dan mabuk-mabukan

Memberikan Dasar Pendidikan Sosial.

Pada dasarnya keluarga adalah lembaga social yang minimal terdiri dari ayah,ibu dan anak.Dasar pendidikan social dapat dipupuk sejak dini,yaitu dengan menanamkan budaya keluarga yang saling tolong menolong antar sesame anggota keluarga,gotong royong membersihkan rumah,menolong dan menjenguk saudara atau kerabat yang sedang sakit, berperilaku jujur

Peletakan Dasar Keagamaan.

Masa kanak-kanak adalah masa yang paling baik untuk menanamkan dasar-dasar kehidupan keagamaan.Anak-anak sebaiknya dibiasakan untuk beribadah di masjid,gereja,wihara dan pura masing-masing agama yang dianut.Kenyataan membuktikan bahwa anak-anak yang tidak terbiasa hidup dan taat menjalankan ibadah maka pada dewasanya tidak akan memiliki perhatian dan hidup sesuai ajaran agama.


Selain fungsi,lembaga pendidikan keluarga juga mempunyai tanggung Jawab terhadap Keluarg.Dasar-dasar tanggung jawab orang tua

terhadap pendidikan anak meliputi hal-hal berikut:

Adanya motivasi dan dorongan yang didasari cinta kasih antara anak dan orang tua.Orang tua memiliki rasa rela dan mau berkorban untuk kehidupan anaknya.

Memberikan motivasi moral kepada anak,meliputi tanggung jawab moral dan nilai-nilai agama dan norma /nilai yang ada dimasyarakat

Tanggung jawab social merupakan perwujudan kesadaran tanggung jawab keluarga kepada anak.

Kewajiban memelihara dan membesarkan anak

Kewajiban memberikan pendidikan dengan berbagi ilmu pengetahuan kepada anak.


Lembaga Pendidikan Sekolah.

 Pada dasarnya pendidikan disekolah merupakan bagian dari pendidkan dalam keluarga. Pendidikan disekolah ini maksudnya adalah pendidikan yang diperoleh seseorang di sekolah secara teratur,sistematis,bertingkat dan mengikuti syarat-syarat yang jelas dan ketat (mulai dari kanak-kanak sampai perguruan tinggi).

Beberapa karakteristik proses pendidikan yang berlangsung di lembaga pendidikan sekolah:

  1. Pendidikan diselenggarakan secara khusus dan dibagi atas jenjang yang memiliki hubungan hierarki
  2. Usia anak didik di suatu jenjang pendidikan relative homogeny
  3. Waktu pendidikan relative sama sesuai dengan program pendidikan yang harus diselesaikan.
  4. Materi lebih bersifat akademis dan umum
  5. Adanya penekanan kualitas pendidikan


Tanggung jawab lembaga pendidikan sekolah ada beberapa macam

yaitu:

  1. Tanggung jawab formal kelembagaan sesuai dengan fungsi dan tujuan (sesuai dengan undangan-undangan pendidikan)
  2. Tanggung jawab keilmusn( Berdasarkan isi,tujuan dan tingkat pendidikan)
  3. Tanggung jawab fungsional(tanggung jawab professional pengelola dan pelaksana pendidikan)

Sifat lembaga pendidikan sekolah ada dua yaitu:

Merupakan lembaga pendidkan formal: ada perencanaan,teratur dan ditetapkan,resmi,misalnya jam pelajaran,peraturan dan rencana pembelajaran.

Merupakan lembaga pendidikan tidak bersifat kodrati(didirikan tidak atas dasar hubungan darah antara guru dan murid namun bersifat kedianasan).


Fungsi Lembaga Pendidikan Sekolah secara umum dan berdasarkan kurikulum. 

Fungsi sekolah berdasarkan kurikulum:

Sebagai wadah anak didik bergaul antara sesame anak didik,antara guru dengan anak didik didik dan antara anak didik dengan orang yang bukan guru(karyawan).

Sebagai wadah anak didik belajar menaati peraturan peraturan sekolah.

Mempersiapkan anak didik untuk menjadi anggota masyarakat yang berguna bagi agama,bangsa dan Negara

Fungsi sekolah secara umum:

Mengembangkan kecerdasan pikiran

Memberikan pengetahuan spesialisasi bidang : pendidikan sosialisasi: individu anak didik menjadi makhluk social

Lembaga Pendidikan Masyarakat

Ciri-cirinya adalah:

  1. Diselenggarakan dengan sengaja diluar sekolah
  2. Peserta pada umumnya adalah mereka yang sudah tidak bersekolah
  3. Peserta tidak perlu homogeny
  4. Isi pendidikan bersifat praktis
  5. Keterampilan kerja sangat ditekankan sebagai jawaban akan kebutuhan

 Sasaran lembaga pendidikan masyarakat adalah masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan yang berfungsi sebagai pengganti,penambah,dan atau pelengkap pendidikan formal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat.

Fungsi mengembangkan potensi peserta didik dengan penekanan pada penguasaan pengetahuan dan keterampilan fungsional serta pengembangan paragraph.Jenis lembaga pendidikan masyarakat adalah Pendidikan kecakapan hidup,kepemudaan,pemberdayaan perempuan,keterampilan dan pelatihan kerja,pendidikan dalam bentuk lembaga kursus,sanggar yang digunakan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik.

BAB III

PENUTUP

Kesimpulan

Lingkungan pendidikan dapat diartikan sebagai faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap praktek pendidikan. Lingkungan pendidikan sebagai lingkungan tempat  berlangsungnya proses pendidikan, yang merupakan bagian dari lingkungan sosial. Lingkungan pendidikan adalah segala sesuatu yang ada dan terjadi di sekeliling proses  pendidikan itu berlangsung. Lingkungan pendidikan merupakan komponen yang sangat  besar pengaruhnya terhadap proses dan hasil pendidikan. Lembaga pendidikan, yaitu lembaga yang mempunyai tanggung jawab dan peranan dalam usaha pencapaian tujuan pendidikan yaitu pendewasaan diri manusia. Bila kita teliti mulai dari masyarakat dan kebudayaan yang sederhana, maka lembaga-lembaga pendidikan itu meliputi: lembaga keluarga, lembaga sekolah dan lembaga masyarakat. 

Dalam system  pendidikan nasional pendidikan seumur hidup dikelola atas tanggung jawab keluarga, sekolah dan masyarakat. Dimana masing-masing mempunyai tanggung jawab yang terpadu dalam rangka pencapaian tujuan nasional. Keluarga sebagai lingkungan pertama, bertanggung jawab untuk memberikan dasar dalam menumbuh kembangkan anak sebagai makhluk individu, social, susila dan religious. Sekolah sebagai lingkungan kedua bertugas mengembangkan potensi dasar yang dimiliki masing-masing individu agar mempunyai kecerdasan intelektual dan mental. Masyarakat sebagai lembaga ketiga memberikan anak kemampuan penalaran, keterampilan dan sikap. Juga menjadi ajang pengoptimalan perkembangan diri setiap individu. 

Saran

     Dengan adanya lembaga dan lingkungan pendidkan membuat kita mudah dalam menepuh pendidikan.semoga kita bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari hari.

     Penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini.Penulis menyadari bahwa makalah ini jauh dari kata sempurna,maka dari itu kritik dan saran dari pembaca sangat dibutuhkan.Semoga makalah ini bermanfaat bagi semua pihak yang membacanya

DAFTAR PUSTAKA

www.academia.edu

www.scribd.com

www.gurupendidikan.co.id

pengantarpendidikan.files.wordpres.com























Related Posts