var config = { //`true` jika pakai, `false` jika tidak lazyads: true, //Lazy Load AdSense infinite_scroll: { //Infinite Scroll di Homepage pakai: true, text: 'Loading...' //Tulisan ketika memuat }, adblock: { //Anti Adblock pakai: true, text: 'Matikan AdBlock pada browser untuk melihat konten blog ini.' }, slider: { //Slider besar di atas pakai: false, kecepatan: 3, //kecepatan jeda slide dalam detik tinggi: 360 //tinggi gambar dalam pixel (px) }, halaman_berjudul: { //Navigasi Halaman dengan Judul di Postingan pakai: true, /* Pengaturan Text */ next: 'Next', prev: 'Previous', latest: 'Latest', oldest: 'Oldest' }, related_post_tengah: { //Artikel Terkait di Tengah Postingan jumlah: 4, image: true, //pakai gambar atau tidak noimage: 'https://1.bp.blogspot.com/-PVJS-O_HWI4/XeCQCsYdF2I/AAAAAAAAIL0/m7lJ8e68_OkMiRwowKFA-UsdcGTpzN2fwCLcBGAsYHQ/s100/igniplex-no-image.png' //gambar dari noimage }, related_post_bawah: { //Artikel Terkait di Bawah Postingan jumlah: 6, image: true, //pakai gambar atau tidak noimage: 'https://1.bp.blogspot.com/-PVJS-O_HWI4/XeCQCsYdF2I/AAAAAAAAIL0/m7lJ8e68_OkMiRwowKFA-UsdcGTpzN2fwCLcBGAsYHQ/s200/igniplex-no-image.png' //gambar dari noimage }, middlebar: { jumlah: 5, image: true, //pakai gambar atau tidak noimage: 'https://1.bp.blogspot.com/-PVJS-O_HWI4/XeCQCsYdF2I/AAAAAAAAIL0/m7lJ8e68_OkMiRwowKFA-UsdcGTpzN2fwCLcBGAsYHQ/s125/igniplex-no-image.png' //gambar dari noimage } };

Makalah Dasar Dasar Pendidikan Tentang : Landasan Pendidikan

 


Makalah Dasar Dasar Pendidikan Tentang : Landasan Pendidikan
  



BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pendidikan sebagai usaha sadar yang sistematik selalu bertolak dari sejumlah landasan dan mengindahkan landasan dan asas tertentu.

Landasan dan asas tersebut sangat penting, karena pendidikan merupakan pilar utama pengembangan terhadap manusia dan masyarakat suatu bangsa tertentu.

Beberapa diantara landasan pendidikan tersebut adalah landasan filosofi, sosiaologis, dan Ekonomi, yang sangat memegang peran penting dalam dalam menentukan tujuan pendidikan.

berbagai landasan pendidikan itu akan  membentuk wawasan yang tepat tentang pendidikan.

 Makalah ini akan memusatkan dalam berbagai landasan pendidikan, serta beberapa hal yang berkaitan dengan penerapannya.

A. Rumusan masalah

1. Apakah yang dimaksud dengan landasan pendidikan?

2. Apa saja jenis-jenis landasan pendidikan?

3. Apa tujuan dari landasan pendidikan?

B. Tujuan

1. Memahami berbagai landasan yang melandasi pendidikan

2. Mengetahui makna landasan pendidikan

BAB II
PEMBAHASAN

A. Landasan Pendidikan

Landasan pendidikan atau foundation on education memiliki dua suku kata yaitu, landasan dan pendidikan. Secara harfiah, kata landasan berarti alas, dasar atau topangan, yang dalam bentuk konkret seperti beton yang kokoh tempat berdirinya gedung yang tinggi. Dengan kata lain, pada landasan tersebut ada sesuatu yang ditopang, baik seperti rumah, gedung dan lainnya. Penjelasan seperti ini adalah suatu yang konkret dan mudah dibayangkan dan dapet dilihat.

Namun, landasan pendidikan merupakan sebuah konsep abstrak yang tidak dapat dilihat ataupun diraba. Untuk itu, dijelaskan  dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI (1997: 560), landasan dapat berarti dasar atau tumpuan dengan contoh “landasan hukum negara kita ialah Pancasila dan UUD 45”. Landasan hukum dapat kita sejajarkan dengan landasan pendidikan karena keduanya merupakan konsep abstrak

Kata kedua ialah pendidikan, pada awal pembukaan materi kita sudah belajar dan anda juga sudah tau apa itu pendidikan. Bahkan kita tau, bahwa banyak sekali ilmuan yang membahas makna pendidikan ini. Makna pendidikan sendiri juga dapet bergeser mengikuti zaman, untuk membuktikannya mari kita lihat UU no. 2/1989 dan nomor 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, UU nomor 2 tahun 1989 pasal 1 ayat 1, mendeskripsikan pendidikan sebagai "usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan/atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang"

Sedangkan pada UU nomor 20 tahun 2003 pasal 1 ayat 1, pendidikan didefinisikan sebagai "usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses "pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara" dan terbukti bahwa makna pendidikan dapat bergeser mengikuti perkembangan zaman

B. Landasan Hukum

Makna kata landasan dalam hukum adalah mendasari atau titik tolak. Contohnya, landasan seorang guru boleh mengajar misalnya harus memiliki surat keputusan tentang pengesahan menjadi guru. Begitu juga dengan pendidikan, yang juga memiliki sebuah landasan hukum

Pendidikan Menurut UUD 1945

UUD 1945 merupakan hukum tertinggi di Indonesia, disini juga sudah termuat hukum tentang pendidikan.

Pasal 31 dan 32 UUD 1945

Pasal 31 ayat 1 "Tiap-tiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran", ayat 2 menjelaskan bahwa "Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pengajaran nasional, yang diatur dengan undang-undang",

Pun di pasal 32 UUD 1945 menjelaskan "Pemerintah memajukan kebudayaan nasional Indonesia", kebudayaan adalah hasil dari sumber daya manusia (SDM), dan budaya akan terus meningkat seiring terus berkembangnya kualitas SDM.

Dan kemudian peraturan pemerintah RI No. 28 1998 pasal 1 menyebutkan "Setiap warga negara berhak atas kesempatan yang seluas-luasnya untuk mengikuti pendidikan agar memperoleh pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan tamatan pendidikan dasar", dan pendidikan dasar yang dimaksud disini ialah SD dan SLTP.

B. Landasan Filsafat

Landasan filsafat merupakan landasan yang berkaitan dengan makna dan hakekat pendidikan. Dan filsafat memiliki kaitan yang erat dengan pendidikan. Karena filsafat mencoba merumuskan citra tentang manusia dengan masyarakat, sedangkan pendidikan berusaha mewujudkan citra itu sendiri, karena kajian-kajian dan prinsip-prinsip serta kebenara hasil kajian filsafat tersebut biasanya diterapkan dalam bidang pendidikan.

Peran filsafat dalam bidang pendidikan tersebut berkaitan dengan hasil kajian, antara lain;

1. Keberadaan dan kedudukan manusia sebagai makhluk di dunia ini

2. Masyarakat dan kebudayaannya

3. Keterbatasan manusia sebagai mahluk hidup yang banyak menghadapi tantangan

4. Perlunya landasan pemikiran dalam pekerjaan pendidikan, utamanya filsafat pendidikan

C. Landasan Sejarah

Sejarah adalah keadaan masa lampau dengan segala macam kejadian atau kegiatan yang didasari oleh konsep tertentu. Sejarah penuh dengan informasi yang mengandung kejadian – kejadian, model-model, konsep-konsep, teori-teori, praktik-praktik, moral, cita-cita dan sebagainya. Informasi yang lampau ini terutama yang bersifat kebudayaan pada umumnya berisi konsep, praktik, dan hasil yang diperoleh.

Setiap bidang kegiatan yang dikerjakan oleh manusia untuk maju, pada umumnya dikaitkan juga dengan bagaimana keadaan bidang itu pada masa lampau. Demikian juga dalam bidang pendidikan sebelum menangani bidang itu, terlebih dahulu mereka memeriksa sejarah tentang pendidikan baik yang bersifat nasional maupun internasional.

D. Landasan Psikologi

Menurut Pidarta Psikologi atau ilmu jiwa adalah ilmu yang mempelajari jiwa manusia. Jiwa itu sendiri adalah roh dalam keadaan mengendalikan jasmani, yang dapat dipengaruhi oleh alam sekitar. Jiwa manusia berkembang sejajar dengan pertumbuhan jasmani.

Pendidikan selalu melibatkan aspek kejiwaan manusia, sehingga landasan psikologi pendidikan merupakan suatu landasan dalam proses pendidikan yang membahas berbagai informasi tentang kehidupan manusia pada umumnya serta gejala-gejala yang berkaitan dengan aspek pribadi manusia pada setiap tahapan usia perkembangan tertentu untuk mengenali dan menyikapi manusia sesuai dengan tahapan usia perkembangannya yang bertujuan untuk memudahkan proses pendidikan.

E. Landasan Ekonomi

Manusia pada umumnya tidak bisa lepas dari kebutuhan ekonomi. Sebab kebutuhan dasar manusia membutuhkan ekonomi. Orang tidak mampu pun memerlukan uang untuk mengisi perutnya dan sekedar berteduh di waktu malam. Dengan demikian pembahasan tentang ekonomitidak hanya menyangkut orang kaya saja, melainkan semua orang, termasuk dunia pendidikan yang ditekuni.

Dunia sekarang ini tidak hanya di timbulkan oleh dunia politik, melainkan juga masalah dari dunia ekonomi. Pertumbuhan ekonomi menjadi tinggi, dan penghasilan Negara bertambah, walaupun hutang luar negri cukup besar dan penghasilan rakyat kecil masih minim. Perkembangan ekonomi pun menjadi pengaruh dalam bidang pendidikan. Sudah banyak orang kaya bersedia secara sukarela menjadi orang tua angkat agar anak kurang mampu bisa sekolah. Sikap dan tindakan ini sangat terpuji dan membantu pemerintah menyukseskan wajib belajar 12 tahun.


BAB III
PENUTUP

Landasan pendidikan teridiri dari dua kata, yakni landasan yang berarti pondasi dan pendidikan. landasan pendidikan merupakan sebuah konsep abstrak yang tidak dapat dilihat ataupun diraba. Untuk itu, dijelaskan  dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Banyak hal yang melandasi atau hal yang menjadi dasar dari suatu proses pendidikan. Seperti landasan hukum, di Indonesia landasan pendidikan diatur juga dalam Pasal 31 dan 32 UUD 1945, landasan ekonomi, landasan filosofis, landasan sejarah dan lainnya


DAFTAR PUSTAKA

Maunah Binti, Landasan Pendidikan, (Yogyakarta, 2009)

Fauzi Ahmad, Dasar-Dasar Pendidikan (DASPEN)

Yusuf Munir, Ilham Dodi, Pengantar Ilmu Pendidikan, (IAIN Palopo, November 2018)

Makalah Dasar Dasar Pendidikan Tentang : Landasan Pendidikan

 


Makalah Dasar Dasar Pendidikan Tentang : Landasan Pendidikan
  



BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pendidikan sebagai usaha sadar yang sistematik selalu bertolak dari sejumlah landasan dan mengindahkan landasan dan asas tertentu.

Landasan dan asas tersebut sangat penting, karena pendidikan merupakan pilar utama pengembangan terhadap manusia dan masyarakat suatu bangsa tertentu.

Beberapa diantara landasan pendidikan tersebut adalah landasan filosofi, sosiaologis, dan Ekonomi, yang sangat memegang peran penting dalam dalam menentukan tujuan pendidikan.

berbagai landasan pendidikan itu akan  membentuk wawasan yang tepat tentang pendidikan.

 Makalah ini akan memusatkan dalam berbagai landasan pendidikan, serta beberapa hal yang berkaitan dengan penerapannya.

A. Rumusan masalah

1. Apakah yang dimaksud dengan landasan pendidikan?

2. Apa saja jenis-jenis landasan pendidikan?

3. Apa tujuan dari landasan pendidikan?

B. Tujuan

1. Memahami berbagai landasan yang melandasi pendidikan

2. Mengetahui makna landasan pendidikan

BAB II
PEMBAHASAN

A. Landasan Pendidikan

Landasan pendidikan atau foundation on education memiliki dua suku kata yaitu, landasan dan pendidikan. Secara harfiah, kata landasan berarti alas, dasar atau topangan, yang dalam bentuk konkret seperti beton yang kokoh tempat berdirinya gedung yang tinggi. Dengan kata lain, pada landasan tersebut ada sesuatu yang ditopang, baik seperti rumah, gedung dan lainnya. Penjelasan seperti ini adalah suatu yang konkret dan mudah dibayangkan dan dapet dilihat.

Namun, landasan pendidikan merupakan sebuah konsep abstrak yang tidak dapat dilihat ataupun diraba. Untuk itu, dijelaskan  dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI (1997: 560), landasan dapat berarti dasar atau tumpuan dengan contoh “landasan hukum negara kita ialah Pancasila dan UUD 45”. Landasan hukum dapat kita sejajarkan dengan landasan pendidikan karena keduanya merupakan konsep abstrak

Kata kedua ialah pendidikan, pada awal pembukaan materi kita sudah belajar dan anda juga sudah tau apa itu pendidikan. Bahkan kita tau, bahwa banyak sekali ilmuan yang membahas makna pendidikan ini. Makna pendidikan sendiri juga dapet bergeser mengikuti zaman, untuk membuktikannya mari kita lihat UU no. 2/1989 dan nomor 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, UU nomor 2 tahun 1989 pasal 1 ayat 1, mendeskripsikan pendidikan sebagai "usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan/atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang"

Sedangkan pada UU nomor 20 tahun 2003 pasal 1 ayat 1, pendidikan didefinisikan sebagai "usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses "pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara" dan terbukti bahwa makna pendidikan dapat bergeser mengikuti perkembangan zaman

B. Landasan Hukum

Makna kata landasan dalam hukum adalah mendasari atau titik tolak. Contohnya, landasan seorang guru boleh mengajar misalnya harus memiliki surat keputusan tentang pengesahan menjadi guru. Begitu juga dengan pendidikan, yang juga memiliki sebuah landasan hukum

Pendidikan Menurut UUD 1945

UUD 1945 merupakan hukum tertinggi di Indonesia, disini juga sudah termuat hukum tentang pendidikan.

Pasal 31 dan 32 UUD 1945

Pasal 31 ayat 1 "Tiap-tiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran", ayat 2 menjelaskan bahwa "Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pengajaran nasional, yang diatur dengan undang-undang",

Pun di pasal 32 UUD 1945 menjelaskan "Pemerintah memajukan kebudayaan nasional Indonesia", kebudayaan adalah hasil dari sumber daya manusia (SDM), dan budaya akan terus meningkat seiring terus berkembangnya kualitas SDM.

Dan kemudian peraturan pemerintah RI No. 28 1998 pasal 1 menyebutkan "Setiap warga negara berhak atas kesempatan yang seluas-luasnya untuk mengikuti pendidikan agar memperoleh pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan tamatan pendidikan dasar", dan pendidikan dasar yang dimaksud disini ialah SD dan SLTP.

B. Landasan Filsafat

Landasan filsafat merupakan landasan yang berkaitan dengan makna dan hakekat pendidikan. Dan filsafat memiliki kaitan yang erat dengan pendidikan. Karena filsafat mencoba merumuskan citra tentang manusia dengan masyarakat, sedangkan pendidikan berusaha mewujudkan citra itu sendiri, karena kajian-kajian dan prinsip-prinsip serta kebenara hasil kajian filsafat tersebut biasanya diterapkan dalam bidang pendidikan.

Peran filsafat dalam bidang pendidikan tersebut berkaitan dengan hasil kajian, antara lain;

1. Keberadaan dan kedudukan manusia sebagai makhluk di dunia ini

2. Masyarakat dan kebudayaannya

3. Keterbatasan manusia sebagai mahluk hidup yang banyak menghadapi tantangan

4. Perlunya landasan pemikiran dalam pekerjaan pendidikan, utamanya filsafat pendidikan

C. Landasan Sejarah

Sejarah adalah keadaan masa lampau dengan segala macam kejadian atau kegiatan yang didasari oleh konsep tertentu. Sejarah penuh dengan informasi yang mengandung kejadian – kejadian, model-model, konsep-konsep, teori-teori, praktik-praktik, moral, cita-cita dan sebagainya. Informasi yang lampau ini terutama yang bersifat kebudayaan pada umumnya berisi konsep, praktik, dan hasil yang diperoleh.

Setiap bidang kegiatan yang dikerjakan oleh manusia untuk maju, pada umumnya dikaitkan juga dengan bagaimana keadaan bidang itu pada masa lampau. Demikian juga dalam bidang pendidikan sebelum menangani bidang itu, terlebih dahulu mereka memeriksa sejarah tentang pendidikan baik yang bersifat nasional maupun internasional.

D. Landasan Psikologi

Menurut Pidarta Psikologi atau ilmu jiwa adalah ilmu yang mempelajari jiwa manusia. Jiwa itu sendiri adalah roh dalam keadaan mengendalikan jasmani, yang dapat dipengaruhi oleh alam sekitar. Jiwa manusia berkembang sejajar dengan pertumbuhan jasmani.

Pendidikan selalu melibatkan aspek kejiwaan manusia, sehingga landasan psikologi pendidikan merupakan suatu landasan dalam proses pendidikan yang membahas berbagai informasi tentang kehidupan manusia pada umumnya serta gejala-gejala yang berkaitan dengan aspek pribadi manusia pada setiap tahapan usia perkembangan tertentu untuk mengenali dan menyikapi manusia sesuai dengan tahapan usia perkembangannya yang bertujuan untuk memudahkan proses pendidikan.

E. Landasan Ekonomi

Manusia pada umumnya tidak bisa lepas dari kebutuhan ekonomi. Sebab kebutuhan dasar manusia membutuhkan ekonomi. Orang tidak mampu pun memerlukan uang untuk mengisi perutnya dan sekedar berteduh di waktu malam. Dengan demikian pembahasan tentang ekonomitidak hanya menyangkut orang kaya saja, melainkan semua orang, termasuk dunia pendidikan yang ditekuni.

Dunia sekarang ini tidak hanya di timbulkan oleh dunia politik, melainkan juga masalah dari dunia ekonomi. Pertumbuhan ekonomi menjadi tinggi, dan penghasilan Negara bertambah, walaupun hutang luar negri cukup besar dan penghasilan rakyat kecil masih minim. Perkembangan ekonomi pun menjadi pengaruh dalam bidang pendidikan. Sudah banyak orang kaya bersedia secara sukarela menjadi orang tua angkat agar anak kurang mampu bisa sekolah. Sikap dan tindakan ini sangat terpuji dan membantu pemerintah menyukseskan wajib belajar 12 tahun.


BAB III
PENUTUP

Landasan pendidikan teridiri dari dua kata, yakni landasan yang berarti pondasi dan pendidikan. landasan pendidikan merupakan sebuah konsep abstrak yang tidak dapat dilihat ataupun diraba. Untuk itu, dijelaskan  dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Banyak hal yang melandasi atau hal yang menjadi dasar dari suatu proses pendidikan. Seperti landasan hukum, di Indonesia landasan pendidikan diatur juga dalam Pasal 31 dan 32 UUD 1945, landasan ekonomi, landasan filosofis, landasan sejarah dan lainnya


DAFTAR PUSTAKA

Maunah Binti, Landasan Pendidikan, (Yogyakarta, 2009)

Fauzi Ahmad, Dasar-Dasar Pendidikan (DASPEN)

Yusuf Munir, Ilham Dodi, Pengantar Ilmu Pendidikan, (IAIN Palopo, November 2018)

Makalah Dasar Dasar Pendidikan Tentang : Landasan Pendidikan

 


Makalah Dasar Dasar Pendidikan Tentang : Landasan Pendidikan
  



BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pendidikan sebagai usaha sadar yang sistematik selalu bertolak dari sejumlah landasan dan mengindahkan landasan dan asas tertentu.

Landasan dan asas tersebut sangat penting, karena pendidikan merupakan pilar utama pengembangan terhadap manusia dan masyarakat suatu bangsa tertentu.

Beberapa diantara landasan pendidikan tersebut adalah landasan filosofi, sosiaologis, dan Ekonomi, yang sangat memegang peran penting dalam dalam menentukan tujuan pendidikan.

berbagai landasan pendidikan itu akan  membentuk wawasan yang tepat tentang pendidikan.

 Makalah ini akan memusatkan dalam berbagai landasan pendidikan, serta beberapa hal yang berkaitan dengan penerapannya.

A. Rumusan masalah

1. Apakah yang dimaksud dengan landasan pendidikan?

2. Apa saja jenis-jenis landasan pendidikan?

3. Apa tujuan dari landasan pendidikan?

B. Tujuan

1. Memahami berbagai landasan yang melandasi pendidikan

2. Mengetahui makna landasan pendidikan

BAB II
PEMBAHASAN

A. Landasan Pendidikan

Landasan pendidikan atau foundation on education memiliki dua suku kata yaitu, landasan dan pendidikan. Secara harfiah, kata landasan berarti alas, dasar atau topangan, yang dalam bentuk konkret seperti beton yang kokoh tempat berdirinya gedung yang tinggi. Dengan kata lain, pada landasan tersebut ada sesuatu yang ditopang, baik seperti rumah, gedung dan lainnya. Penjelasan seperti ini adalah suatu yang konkret dan mudah dibayangkan dan dapet dilihat.

Namun, landasan pendidikan merupakan sebuah konsep abstrak yang tidak dapat dilihat ataupun diraba. Untuk itu, dijelaskan  dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI (1997: 560), landasan dapat berarti dasar atau tumpuan dengan contoh “landasan hukum negara kita ialah Pancasila dan UUD 45”. Landasan hukum dapat kita sejajarkan dengan landasan pendidikan karena keduanya merupakan konsep abstrak

Kata kedua ialah pendidikan, pada awal pembukaan materi kita sudah belajar dan anda juga sudah tau apa itu pendidikan. Bahkan kita tau, bahwa banyak sekali ilmuan yang membahas makna pendidikan ini. Makna pendidikan sendiri juga dapet bergeser mengikuti zaman, untuk membuktikannya mari kita lihat UU no. 2/1989 dan nomor 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, UU nomor 2 tahun 1989 pasal 1 ayat 1, mendeskripsikan pendidikan sebagai "usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan/atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang"

Sedangkan pada UU nomor 20 tahun 2003 pasal 1 ayat 1, pendidikan didefinisikan sebagai "usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses "pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara" dan terbukti bahwa makna pendidikan dapat bergeser mengikuti perkembangan zaman

B. Landasan Hukum

Makna kata landasan dalam hukum adalah mendasari atau titik tolak. Contohnya, landasan seorang guru boleh mengajar misalnya harus memiliki surat keputusan tentang pengesahan menjadi guru. Begitu juga dengan pendidikan, yang juga memiliki sebuah landasan hukum

Pendidikan Menurut UUD 1945

UUD 1945 merupakan hukum tertinggi di Indonesia, disini juga sudah termuat hukum tentang pendidikan.

Pasal 31 dan 32 UUD 1945

Pasal 31 ayat 1 "Tiap-tiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran", ayat 2 menjelaskan bahwa "Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pengajaran nasional, yang diatur dengan undang-undang",

Pun di pasal 32 UUD 1945 menjelaskan "Pemerintah memajukan kebudayaan nasional Indonesia", kebudayaan adalah hasil dari sumber daya manusia (SDM), dan budaya akan terus meningkat seiring terus berkembangnya kualitas SDM.

Dan kemudian peraturan pemerintah RI No. 28 1998 pasal 1 menyebutkan "Setiap warga negara berhak atas kesempatan yang seluas-luasnya untuk mengikuti pendidikan agar memperoleh pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan tamatan pendidikan dasar", dan pendidikan dasar yang dimaksud disini ialah SD dan SLTP.

B. Landasan Filsafat

Landasan filsafat merupakan landasan yang berkaitan dengan makna dan hakekat pendidikan. Dan filsafat memiliki kaitan yang erat dengan pendidikan. Karena filsafat mencoba merumuskan citra tentang manusia dengan masyarakat, sedangkan pendidikan berusaha mewujudkan citra itu sendiri, karena kajian-kajian dan prinsip-prinsip serta kebenara hasil kajian filsafat tersebut biasanya diterapkan dalam bidang pendidikan.

Peran filsafat dalam bidang pendidikan tersebut berkaitan dengan hasil kajian, antara lain;

1. Keberadaan dan kedudukan manusia sebagai makhluk di dunia ini

2. Masyarakat dan kebudayaannya

3. Keterbatasan manusia sebagai mahluk hidup yang banyak menghadapi tantangan

4. Perlunya landasan pemikiran dalam pekerjaan pendidikan, utamanya filsafat pendidikan

C. Landasan Sejarah

Sejarah adalah keadaan masa lampau dengan segala macam kejadian atau kegiatan yang didasari oleh konsep tertentu. Sejarah penuh dengan informasi yang mengandung kejadian – kejadian, model-model, konsep-konsep, teori-teori, praktik-praktik, moral, cita-cita dan sebagainya. Informasi yang lampau ini terutama yang bersifat kebudayaan pada umumnya berisi konsep, praktik, dan hasil yang diperoleh.

Setiap bidang kegiatan yang dikerjakan oleh manusia untuk maju, pada umumnya dikaitkan juga dengan bagaimana keadaan bidang itu pada masa lampau. Demikian juga dalam bidang pendidikan sebelum menangani bidang itu, terlebih dahulu mereka memeriksa sejarah tentang pendidikan baik yang bersifat nasional maupun internasional.

D. Landasan Psikologi

Menurut Pidarta Psikologi atau ilmu jiwa adalah ilmu yang mempelajari jiwa manusia. Jiwa itu sendiri adalah roh dalam keadaan mengendalikan jasmani, yang dapat dipengaruhi oleh alam sekitar. Jiwa manusia berkembang sejajar dengan pertumbuhan jasmani.

Pendidikan selalu melibatkan aspek kejiwaan manusia, sehingga landasan psikologi pendidikan merupakan suatu landasan dalam proses pendidikan yang membahas berbagai informasi tentang kehidupan manusia pada umumnya serta gejala-gejala yang berkaitan dengan aspek pribadi manusia pada setiap tahapan usia perkembangan tertentu untuk mengenali dan menyikapi manusia sesuai dengan tahapan usia perkembangannya yang bertujuan untuk memudahkan proses pendidikan.

E. Landasan Ekonomi

Manusia pada umumnya tidak bisa lepas dari kebutuhan ekonomi. Sebab kebutuhan dasar manusia membutuhkan ekonomi. Orang tidak mampu pun memerlukan uang untuk mengisi perutnya dan sekedar berteduh di waktu malam. Dengan demikian pembahasan tentang ekonomitidak hanya menyangkut orang kaya saja, melainkan semua orang, termasuk dunia pendidikan yang ditekuni.

Dunia sekarang ini tidak hanya di timbulkan oleh dunia politik, melainkan juga masalah dari dunia ekonomi. Pertumbuhan ekonomi menjadi tinggi, dan penghasilan Negara bertambah, walaupun hutang luar negri cukup besar dan penghasilan rakyat kecil masih minim. Perkembangan ekonomi pun menjadi pengaruh dalam bidang pendidikan. Sudah banyak orang kaya bersedia secara sukarela menjadi orang tua angkat agar anak kurang mampu bisa sekolah. Sikap dan tindakan ini sangat terpuji dan membantu pemerintah menyukseskan wajib belajar 12 tahun.


BAB III
PENUTUP

Landasan pendidikan teridiri dari dua kata, yakni landasan yang berarti pondasi dan pendidikan. landasan pendidikan merupakan sebuah konsep abstrak yang tidak dapat dilihat ataupun diraba. Untuk itu, dijelaskan  dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Banyak hal yang melandasi atau hal yang menjadi dasar dari suatu proses pendidikan. Seperti landasan hukum, di Indonesia landasan pendidikan diatur juga dalam Pasal 31 dan 32 UUD 1945, landasan ekonomi, landasan filosofis, landasan sejarah dan lainnya


DAFTAR PUSTAKA

Maunah Binti, Landasan Pendidikan, (Yogyakarta, 2009)

Fauzi Ahmad, Dasar-Dasar Pendidikan (DASPEN)

Yusuf Munir, Ilham Dodi, Pengantar Ilmu Pendidikan, (IAIN Palopo, November 2018)

Related Posts